Beberapa penyakit akibat tikus:

1. LEPTOSPIROSIS

Apa itu penyakit leptospirosis?

Penyakit ini disebabkan bakteri leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia.

Penularannya bisa melalui tikus, hewan peliharaan dan ternak. Akan tetapi potensi penularan dari hewan peliharaan dan ternak tidak sehebat tikus. Sejauh ini tikus masih merupakan sumber dan sekaligus penyebar utama leptospirosis

Bagaimana penularannya pada manusia?

Pada dasarnya penyebaran terjadi melalui air kencing tikus yang terkontaminasi bakteri leptospira.

Kemungkinan penyebarannya antara lain:

  • Air kencing tikus terbawa banjir kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata dan hidung (misalnya saat mencuci muka).

  • Melalui makanan atau minuman /peralatan makan yang terkontaminasi setitik urine tikus, kemudian dimakan dan diminum manusia.

  • Makanan minuman di gudang, di warung-warung, toko kelontong, supermarket, dan dapur berpeluang dikencingi tikus.

  • Jika tidak secara langsung tertelan atau terminum, kemungkinan kencing yang mencemari tutup minuman kaleng, misalnya. Kita terbiasa menenggak langsung setelah membuka tutup kaleng minuman tanpa membersihkannya lebih dulu.

  • Kemungkinan lain dari gula pasir. Jika karung goni gula pasir juga dikencingi tikus berpenyakit, dan itu bisa terjadi semasih di gudang.

Gejala-gejala penyakitnya:

Penyakit ini ditandai demam menggigil, pegal linu, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, batuk kering, mual, muntah, sampai mencret-mencret. Bila semakin parah, gejala yang disebut di atas tidak mereda, justru muncul nyeri luar biasa pada sejumlah bagian badan, sehingga membuat penderita tidak sanggup duduk atau berdiri.

Jika pada tahapan ini tidak diobati gejala bertambah parah dan tampak lebih khas.

Oleh karena menyerang hati, pada stadium lanjut muncul gejala penyakit kuning. Kulit dan putih mata menjadi kekuningan, selain tampak pula mata merah layaknya sedang sakit mata.

Gejala leptospirosis menjadi lebih berat jika tidak diobati atau obatnya salah alamat. Selain komplikasi ke hati menimbulkan gejala penyakit kuning, komplikasi ke selaput otak menimbulkan gejala nyeri kepala, kejang-kejang, leher kaku, dan penurunan kesadaran. Komplikasi ke ginjal umumnya bersifat fatal, angka kefatalannya mencapai 5 persen, artinya 5 dari setiap 100 kasus bisa tewas.

  1. DEMAM GIGITAN TIKUS

Demam gigitan tikus adalah penyakit langka yang disebarkan oleh hewan pengerat yang terinfeksi. Demam gigitan tikus merupakan infeksi yang disebabkan oleh 1 dari 2 bakteri yang berbeda, yang ditularkan melalui gigitan binatang pengerat. Demam gigitan tikus dapat disebabkan oleh bakteri, Actinobacillus muris dan Spirillum minus. Sebagian besar kasus demam gigitan tikus terjadi di Jepang, yang disebut sodoku. Penyakit ini juga terjadi di Africa, Australia, Eropa, Amerika Utara dan Selatan

Lebih dari 10% gigitan tikus menyebabkan demam gigitan tikus. Wabah ini pernah dihubungkan dengan orang-orang yang meminum air yang tidak dipanaskan/dimasak sampai 70 derajat celcius untuk memberantas kuman penyakit. Jika bakteri menyebar melalui cara tersebut, maka penyakitnya disebut HAVERhill.

Tapi biasanya suatu infeksi terjadi setelah gigitan tikus atau mencit yang terinfeksi.

SODOKU merupakan jenis demam gigitan tikus lainnya yang disebabkan oleh spiroketa Spirillum minus. Infeksi ini banyak ditemukan di Asia.

Luka biasanya sembuh sempurna, tetapi peradangan terjadi dalam 4-28hari setelah gigitan (biasanya lbh dr 10hari). Peradangan disertai demam yang hilang timbul dan pembesaran kelanjar getah bening di daerah yang terkena, kadang2 muncul bercak kemerahan. Gejala lainnya berupa sakit kepala dan kelelahan yang timbul selama periode demam. Jika tidak diobati, demam akan muncul lagi setiap 2-4hari selama 8 minggu dan kadang2 sampai selama 1 tahun.

3. TIFUS MURIN (TIFUS KUTU TIKUS)

adalah infeksi yang ditularkan oleh tikus yang menyebabkan demam dan ruam. Penyakit ini tersebar di seluruh dunia, sering menyebabkan wabah, terutama di daerah perkotaan yang padat dimana tikus banyak ditemukan.

Penyebabnya adalah bakteri Rickettsia typhi yang hidup pada kutu tikus, mencit dan hewan pengerat lainnya. Gejala yang timbul dalam waktu 6-18 hari setelah terinfeksi. Biasanya gejala awal berupa menggigil, sakit kepala dan demam. Demam berlangsung selama 12 hari. Ruam yang sedikit menonjol dan berwarna merah muda akan timbul setelah 4-5 hari pada 80% penderita. Pada mulanya ruam terdapat di sebagian kecil tubuh dan sulit dilihat, setelah 4-8 hari ruam akan memudar secara bertahap. Gejala lainnya: sakit punggung, sakit persendian, mual dan muntah, batuk kering, nyeri perut.

Langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  • Menjaga kebersihan/sanitasi di sekitar rumah dengan membuang sisa-sisa makanan keluar rumah, membereskan barang-barang yang tidak terpakai yang dapat menjadi sarang tikus.

  • Menjaga kebersihan diri dan selalu mencuci tangan setelah melakukan berbagai aktifitas di rumah.

  • Menyimpan makanan dan peralatan makan dengan baik.

  • Biasakan memakai pelindung seperti sarung tangan karet sewaktu berkontak dengan air kotor, menggunakan alas kaki, memakai sepatu bot, terutama jika kulit sedang luka.

  • Memberantas habis tikus yang berkeliaran dengan cara yang aman dan mudah. Menggunakan racun tikus dan perangkap tikus masih banyak dilakukan, akan tetapi cara ini sangat merepotkan karena kita masih harus membersihkan bangkai tikus tersebut. Terlebih lagi jika bangkai tikus tersebut berada di tempat yang tersembunyi. Menggunakan pengusir tikus elektronik merupakan solusi yang ampuh.

Pengusir tikus dari EXTRO telah teruji lebih dari 5 tahun dapat mengusir tikus, bukan membunuhnya. Alat ini menggunakan gelombang ultrasonik dan elektromagnetik yang membuat tikus terusik dan merasa tidak nyaman. Penggunaannya sangat mudah, cukup dipasang langsung pada stopkontak, alat ini bekerja 24 jam melindungi rumah Anda. Selain praktis dan efektif, alat ini juga hemat energi, bebas perawatan dan aman untuk keluarga Anda.

(diambil dari berbagai sumber)

Untuk info detail alat pengusir tikus EXTRO, klik disini

EXTRO INDONESIA

ALAT PENGUSIR TIKUS BERKUALITAS HARGA PAS

Dapatkan Promo menarik Bulan Ini !!!!

EMAIL : sales@extroindonesia.com / sales1@extroindonesia.com

Fb : http://www.facebook.com/tissorextro.id

Twitter : http://www.twitter.com/extro_id

0219 741 8000 / 0857 7477 8000

0838 7447 8000